PESAN UNTUK PENGHAFAL AL-QUR’AN
Dari ‘Aisyah rhadiyallahu ‘anha ia berkata bahwa Rasulullaah ﷺ bersabda, “Orang yang mahir dalam Al-Qur’an, ia bersama malaikat utusan mulia lagi berbakti, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata lagi kepayahan, maka baginya dua pahala. (HR. Muslim no.798)
Dari Abu Umamah al-Bahili berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat bagi para pembacanya.’ ” (HR. Muslim no 804)
Tidak diragukan kagi bahwa besarnya kemuliaan sesuatu, sesuai dengan kemuliaan pengucapnya. Dan karena Al-Qur’an adalah kalam (ucapan) Allah, maka jadilah Al-Qur’an sebagai kalam yang paling mulia, utama, dan sempurna.
Maka selamat bagi kita yang menjemput kemuliaan tersebut dari Al-Qur’an dan mengambil inspirasi kehormatannya dari Al-Qur’an. Cukup bagi kita sebagai kemuliaan bahwa Al-Qur’an akan naik mengangkat menuju tangga-tangga surga.
Cukuplah bahwa Al-Qur’an menjadi mahkota di atas kepala pada hari akhirat kelat saat para malaikat menjadi saksi. Cukuplah bahwa Al-Qur’an menjadi kebaikan-kebaikan yang senantiasa hadir berturut-turut seiring dengan berturut-turutnya amalan dan usia.
Mengingat Al-Qur’an mempunyai kedudukan yang sangat agung seperti telah disebut, maka sudah sangat pantas untuk menuliskan pesan dan wasiat terkait Al-Qur’an. Bahkan Al-Qur’an merupakan tolok ukur semua kebaikan, telaga setiap kebaikan, dan ruh segenap jantung yang berdetak. Sungguh Allah telah memilih kita menjadi pemangku Al-Qur’an dan sosok paling istimewa terhadap Al-Qur’an.
Selamat bagi kita, karena kita adalah manusia terpilih-Nya.
Ditulis Oleh :
Al-Faqiir Ilallah Agus Budi Parminto, BBA., S.Pd.